Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!" (Rut 1:16-17)Kitab Rut memperkenalkan Elimelekh, seorang pria yang tinggal di Betlehem-Yehuda. Nama kota itu secara harfiah berarti "rumah roti dan pujian," sebuah gambaran jelas tentang gereja. Lalu kelaparan melanda tanah dan Elimelekh tercerabut keluarganya, meninggalkan rumah Allah, dan pindah ke Moab (1:1) Moab adalah keturunan yang memiliki hubungan satu darah (incest) yaitu Lot dengan putri sulung nya. Dalam pengertian itu, Moab adalah spiritual tanah yang terkutuk.
Sebenarnya, nama "Elimelekh" berarti "Tuhan adalah Raja." Tapi gaya hidupnya tidak cukup mengukur sampai sesuai dengan namanya. Hal itu melambangkan kurangnya integritas-ia berdiri untuk satu hal dan belum melakukan hal yang lain. Elimelekh adalah seperti banyak orang Kristen hari ini yang siap mengklaim bahwa Allah adalah nomor satu dalam hidup mereka. Tetapi pada saat mereka melihat kesempatan yang lebih baik di tempat lain, mereka akan meninggalkan rumah roti dan pujian mereka. Jadi pada kenyataannya Tuhan,bukanlah benar-benar Raja mereka. Ketika Anda berkata, "Yesus adalah Tuhan dalam hidup saya," Anda katakan bahwa Dia berkuasa atas Anda 100 persen dalam segala hal. Pada kondisi baik,atau buruk sama sekali, Anda akan selalu menempatkan-Nya pada urutan pertama. Secara otomatis juga bahwa Rumah-Nya menjadi urutan pertama dalam pertimbangan , dan dalam cara Anda mengatur hidup Anda.
Elimelekh memiliki seorang istri bernama Naomi (1:2). Dalam perjalanan waktu, Elimelekh dan kedua putranya, Mahlon ( "sakit") dan Chilion ( "membuang-buang jauh") semua meninggal (1:4-5). Akhirnya, Naomi datang ke pada kedua mantunya itu. Dia mengatakan pada kedua mantunya, Rut: "Mantuku, aku ingin kembali pulang ke rumah Tuhan. Aku tahu ada kelaparan di sana tetapi saya ingin kembali menempatkan Allah menjadi yang utama lagi. Jika kalian ingin tinggal maka tinggallah , Tapi aku akan kembali ke rumah roti dan pujian. "
Orpa berkata, " Tidak, terima kasih. Saya rasa saya akan tetap di sekitar Moab untuk sementara waktu. "Tetapi Rut berkata kepada Naomi," Aku tidak akan pernah meninggalkan engkau "(1:16-17). Melalui Rut, Naomi melihat adanya gairah untuk kembali keRumah Allah dan Ia ingin kembali bersama-sama dengannya. Ketika mereka kembali, Naomi menemukan sanak-saudaranya yaitu seorang laki-laki bernama Boas. Rut jatuh cinta pada nya dan menikah.Melalui garis keturunan mereka, maka keluarlah Yesus Kristus. Dengan kembali ke rumah Tuhan, Rut menemukan tujuan hidupnya. Bila Anda sedang ada di rumah Allah (tertanam dan tumbuh), Anda juga menjadi bagian dari sebuah proses menakjubkan yang akan menyatakan Yesus Kristus kepada seluruh dunia melalui hidup anda.
0 Komentar:
Poskan Komentar
Isi Komentar anda dengan memilih Anonymous bila anda tidak memiliki mail account.(jangan lupa sertakan nama)
Terima kasih.