Allah Cinta Israel |PUKAT KASIH

Allah Cinta Israel



Maka aku bertanya: Adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin. ( Roma 11:1)

Bangsa Israel memiliki wilayah yang lebih kecil dari pada negara bagian Johor di Malaysia Barat. Meskipun merupakan negara kecil, namun besar dalam pengaruh.
Seluruh Perjanjian Lama pada dasarnya adalah sejarah Israel. Hampir seluruh isi dari empat kitab Injil terjadi dalam batas-batas Israel. Lebih dari 90 persen orang yang digambarkan dalam Alkitab adalah Israel. Semua 39 buku Perjanjian Baru ditulis oleh Israel. Terlahir menjadi seorang Yahudi, Yesus Kristus adalah selamanya diidentifikasi bagi umat Yahudi. Semua 12 murid adalah Yahudi. Rasul Paulus adalah seorang Yahudi. Semua kecuali satu dari-rekan kerja Paulus adalah Yahudi. Wahyu 21 berkata bahwa ketika kita sampai di Yerusalem Baru, bahkan pintu gerbang kota surgawi ini memiliki nama-nama 12 suku Israel tertulis di atasnya.

Namun, karena orang Yahudi; (1) telah dipisahkan dari tanah mereka selama hampir 2.000 tahun, dan (2) telah dipisahkan dari peran mereka sebagai pemimpin dalam penyebaran Injil dan pembangunan Gereja, banyak orang Kristen sekarang ini tidak lagi mengasosiasikan Perjanjian Baru dengan orang-orang Yahudi. Bahkan, banyak orang Kristen bodoh bahkan memeluk "Replacement Theology", yang adalah keyakinan bahwa Gereja telah menggantikan Israel dalam rencana keselamatan Tuhan. Ini adalah keyakinan bahwa Israel tidak lagi umat pilihan Allah, karena Gereja sekarang. Ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak lagi dengan Israel karena mereka telah menolak Kristus sebagai Mesias mereka.

Untuk menolak semua itu, Paulus meminta pertanyaan retoris: "Apakah Allah sudah menolak umat-Nya-Yahudi" Untuk itu?, Ia menjawab sebuah tegas "Tentu tidak! Allah tidak membuang umat-Nya yang telah dia pilih "(Roma 11:1-2). Ketika Allah membuat perjanjian, itu adalah kekal. Tuhan tidak akan pernah melupakan janji-Nya, rencana-Nya atau umat-Nya. Dia tidak akan pernah melupakan tanah-Nya, tidak meninggalkan kota-Nya (Mazmur 132:13-14). Anak-anak Israel adalah umat pilihan Allah selamanya! Israel adalah " waktu kenabian Tuhan" Dengan mengembalikan orang Yahudi ke tanah pada tahun 1948., Allah menaruh waktu bergerak sekali lagi. Dalam Roma 11:15, Paulus member alasan lebih lanjut, " Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati? “ Paulus mengatakan bahwa jika efektif kesunyian orang Yahudi selama 2.000 tahun telah memicu penginjilan begitu banyak, bisa Anda bayangkan apa yang akan terjadi ketika mereka akhirnya berdamai dengan Yesus? Ini merupakan kebangkitan-"hidup dari antara orang mati"-dengan scala global! Mulai berdoa untuk Israel, mendukung Yahudi, dan menjangkau mereka dengan kasih Yesus Kristus tidak seperti sebelumnya.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Isi Komentar anda dengan memilih Anonymous bila anda tidak memiliki mail account.(jangan lupa sertakan nama)
Terima kasih.

Daftar isi

Info

BERSAMA TUHAN KITA MENUAI

Bergabunglah bersama kami
Dalam Kasih Tuhan Yesus
Pada :

Ibadah Raya Minggu
Jam 10.00 dan jam 16.00 wib

Ibadah Priskila & Akwila
Rabu,Jam 19.00 wib

Ibadah Rayon & Sel Pukat
Selasa, Jam 19.00 wib

Ibadah Wanita
Jumat,Jam 16.00 Wib
Ibada Pria
Jumat,Jam 19.30 wib

Ibadah Doa
Di Menara Doa
Sabtu Jam 19.00 wib


GPDI Gideon - Tanjung Priok
Jl.Gadang No. 52
Tuhan Yesus Memberkati